Langkah Mudah Merawat Mesin Mobil Diesel Toyota, Perhatikan Kondisi Oli Mesin dan Semua Filter Penting

Mobil diesel diyakini mudah dirawat, irit bahan bakar, dan torsinya besar sehingga banyak digemari oleh masyarakat indonesia. Sehingga, banyak kendaraan yang menggunakan mesin diesel dengan teknologi yang semakin canggih dan modern.
Mesin diesel Toyota di Indonesia seperti pada Fortuner, Hilux, Hiace dan Hilux Rangga telah dilengkapi teknologi seperti turbo variabel, common-rail, serta intercooler, yang membuatnya berlimpah torsi, dan ramah lingkungan.
Tips Cara Rawat Mesin Diesel
Sama seperti mesin kendaraan lainnya, mesin diesel Toyota harus dirawat agar performanya optimal. Berikut langkah mudah merawat mesin diesel:
- Gunakan Bahan Bakar Sesuai Rekomendasi
- Perhatikan Kandungan Sulfur: Bahan bakar diesel yang tidak tepat akan memberikan dampak negatif pada kendaraan. Kandungan sulfur yang tinggi akan membuat sistem distribusi BBM terganggu, performa mesin turun, dan mengurangi usia pakai mesin.
- Jangan Lupa Kadar Cetane: Kadar cetane juga harus sesuai kebutuhan mesin supaya dapat menyalurkan tenaga terbaiknya. Sesuaikan BBM yang dipakai dengan rekomendasi di buku manual kendaraan atau konsultasikan dengan service advisor bengkel resmi Toyota.
- Periksa Filter Solar
- Perhatikan Lampu Peringatan Filter Solar: Kinerja filter bahan bakar diesel atau filter solar yang optimal memastikan kotoran tidak akan lolos masuk ke dalam sistem injeksi bahan bakar. Terdapat lampu peringatan di panel instrumen mobil yang menyala bila kondisi filter BBM diesel sudah kotor.
- Ganti Filter Solar: Karena pegang perang sangat penting, pastikan untuk mengganti filter solar sesuai jadwal servis berkala, termasuk filter solar yang bermasalah seperti mampat padahal belum waktunya diganti.
- Bersihkan Filter Udara
Udara yang bersih sanggup membuat performa mesin terjaga dan penggunaan bahan bakar lebih efisien. Selain tentunya mereduksi timbulnya kerak di komponen bergerak dan mengurangi risiko sistem injeksi solar tersumbat kotoran. Ganti filter udara secara rutin sesuai petunjuk pada buku manual kendaraan.
- Waspada Water Sedimenter
- Waspada Water Sedimen: Tugas water sedimenter adalah untuk menangkap kandungan air pada saluran bahan bakar, agar tidak ikut mengalir ke dalam mesin, sehingga tidak mengganggu kinerja mesin dan mencegah risiko munculnya karat.
- Kuras Water Sedimen: Segera kuras water sedimenter ketika lampu indikator water sedimenter di panel instrumen menyala karena kandungan air sudah penuh.
- Panaskan Mesin Mobil Sejenak
Cukup nyalakan mesin sekitar 1 menit, fungsi dari memanaskan mesin mobil ialah memberikan waktu pelumasan pada seluruh komponen mesin mobil. Sekaligus mengecek panel indikator jika ada masalah yang ditandai oleh lampu indikator yang menyala. Kalau aman, Anda bisa menjalankan mobil.
- Biarkan Mesin Idle Sebelum Dimatikan
- Jangan Langsung Mematikan Mesin: Biarkan mesin tetap menyala atau idle selama 1 menit dan baru matikan mesinnya. Tujuannya untuk memberikan kesempatan pada komponen turbo pada mesin diesel untuk menurunkan suhunya dan menormalkan putaran turbo yang sangat tinggi.
- Tidak Boleh Langsung Mematikan Mesin Diesel: Kalau mesin langsung dimatikan, otomatis suplai oli dan sistem pendingin ikut berhenti yang dapat memperpendek usia komponen turbo.
- Ganti Oli Sesuai Jadwal Servis Berkala
- Alasan Wajib Ganti Oli Mesin Diesel: Sama halnya dengan mesin bensin, oli juga bagian penting pada diesel sebagai pelumas. Ganti oli mesin secara rutin setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali sekaligus mengganti filternya di bengkel resmi Toyota.
- Pastikan Warna Oli Tidak Berubah: Cara mengecek oli cukup dengan menarik dipstick dan perhatikan volume oli apakah berada di garis cukup atau kurang. Pastikan warna oli tidak berubah drastis karena menandakan kualitasnya sudah menurun dan harus diganti.
- Ganti Filter Oli: Sebaiknya Anda turut mengganti filter oli ketika servis berkala. Sehingga, oli mesin diesel yang baru mendapatkan penyaringan kotoran yang optimal untuk memastikan tidak ada kotoran yang dapat merusak formula oli atau menyumbat salurannya.
Kesimpulan
- Bahan bakar diesel yang tepat dilihat dari kandungan sulfur dan kadar cetane yang sesuai kebutuhan mesin supaya dapat menyalurkan tenaga terbaiknya dan tahan lama.
- Kinerja filter bahan bakar diesel atau filter solar yang optimal memastikan kotoran tidak akan lolos masuk ke dalam sistem injeksi bahan bakar. Terdapat lampu peringatan di panel instrumen mobil yang menyala bila kondisi filter BBM diesel sudah kotor.
- Karena pegang perang sangat penting, pastikan untuk mengganti filter solar sesuai jadwal servis berkala di bengkel resmi Toyota, termasuk filter solar yang bermasalah seperti mampat padahal belum waktunya diganti.
FAQ
- Mengapa sebagian orang menyukai mobil bermesin diesel?
Banyak kendaraan menggunakan mesin diesel dengan teknologi yang semakin canggih dan modern karena diyakini mudah dirawat, irit bahan bakar, dan torsinya besar. Sehingga sebagian pelanggan mengangap mobil ini memadai untuk mendukung mobilitasnya.
- Apa hal penting yang sebaiknya dilakukan untuk menjaga kondisi mesin diesel?
Servis berkala menjadi hal yang wajib dilakukan. Komponen penting mesin diesel akan diperiksa dan diganti ketika ada masalah atau sudah saatnya diganti untuk menjaga performanya. Lakukan servis berkala secara rutin setiap 10.000 km atau 6 bulan di bengkel resmi Toyota.
- Filter apa saja yang penting pada mesin diesel?
Pada dasarnya ada 3: filter oli, filter udara, dan filter bahan bakar alias filter solar. Agar proses penyaringan berjalan optimal, ganti filter udara dan filter oli waktu servis berkala. Pastikan pula saluran bahan bakar tidak mengandung air yang dapat mengganggu proses pembakaran di dalam ruang mesin.
sumber: https://www.toyota.astra.co.id/corporate-information/news-promo/read/langkah-mudah-merawat-mesin-mobil-diesel-toyota-perhatikan-kondisi-oli-mesin-dan-semua-filter-penting
